Selasa, 28 April 2015

Sekeping Doa untuk Pejuang Bumi Anbiya


Ku ayunkan langkah kaki, menuju terminal pasar kota minyak ini. Tak lupa ku perhatikan sekeliling ku. Sudah banyak aktivitas masyarakat setelah sholat subuh. Jual beli di pasar sudah ramai, tukang ojek lalu lalang mengantarkan langganannya, ada juga abang angkot membungkus dan menata barang-barang yang akan ia bawa.

Sesampainya di bis, ku pilih tempat duduk paling depan. Ya itu posisi favorit ku. Pemandangan yang lega tanpa terhalang, dan tentu saja ruang gerak kaki lebih lega dibandingkan kursi lain. Selagi bus menunggu penumpang lain, ku buka hp dan mencari berita. Setiap pagi aku selalu membuka laman berita untuk menambah pengetahuan dan apa-apa yang sedang terjadi.

Sepintas ada berita yang sangat menarik perhatian ku. Kabar tentang palestina. Sejak sekolah aku selalu mengikuti perkembangan beritanya.

Pagi ini ada kabar gembira dan duka sekaligus. Kabar gembiranya adalah parlemen mahasiswa di tepi barat di menangkan oleh gerakan mahasiswa yang berafiliasi ke hamas. Kita sudah tau siapa itu HAMAS, dan apa yang mereka perjuangkan.

Bagi ku, HAMAS adalah pahlawan, bukan saja untuk masyarakat palestina. Ia adalah symbol kekuatan dan semangat untuk mempertahankan bumi nabi yang kini dijajah oleh zionis laknatullah. Dengan orientasi perjuangannya itu lah akhirnya masyarakat palestin mengerti dan mempercayai hamas.

Dalam berita pagi ini, rupanya kancah perpolitikan mahasiswa juga tidak kalah penting. Mahasiswa yang notabene calon generasi mendatang, tulang punggung bangsa juga sudah mulai mengerti akan arti hamas. Oleh karena itulah pemilihan anggota dewan mahasiswa mencerminkan sikap generasi muda terpelajar palestina. Gerakan mahasiswa pro hamas memenangkan pemilihan raya mahasiswa.

Itu artinya hamas memiliki masa depan yang cerah. Masyarakat semakin banyak mendukungnya. Gerakan perlawanan terhadap zionis penjajah makin massif. Berarti pembebeasan palestina seutuhnya semakin terang. Bukan saja dari segi perlawanan kontak senjata yang dilakukan oleh pejuang Brigadir Al Qossam saja, dukungan mahasiswa semakin massif.

Sedangkan kabar sedih datang dari penangkapan aktivis mahasiswa prohamas. Banyak kasus penculikan untuk meredam semangat mahasiswa untuk membebaskan bumi palestin dari penjajahan zionis. Itulah cara curang yang dilakukan oleh musuh. Menculik bahkan membunuh. Meskipun demikian, aku tetap percaya akan semangat para mahasiswa palestina. Pergerakan atas dasar pemahaman dan semangat karena menjaga bumi para nabi, insyaALLAH bereka bersama tentara langit yang tak tampak kasat mata.


Hanya sekeping doa yang bisa aku panjatkan.

Bersama mengalir air mata ku, ku doakan kalian selalu dalam lindunganNYA
Menjaga bumi anbiya, meski nyawa taruhannya
Saudara ku, sejatinya kita adalah Satu
Kalian selalu ada dalam setiap doa2ku
Semoga kalian selalu kuat
Berjuang dengan penuh semangat
Karena tujuan kita adalah akhirat
Maka langkah2 mu kian kuat
Saudara2 ku
Aku di sini bukan berarti berdiam diri
Ku beritakan tujuan mulia mu ke segala penjuru negeri
Hingga mereka mengerti
Singa2 allah penjaga bumi anbiya
Semoga kalian temui cita2 mulia
Bebaskan bumi palestina atau syahid menjadi syuhada


 Prabumulih, 28042015

0 komentar:

Posting Komentar