![]() |
| Bidadari ku |
Sama seperti hari-hari biasanya, setelah acara olahraga pagi di salah satu stasiun televisi swasta, saya berkemas menuju kantor. Masih terbayang sms semalam dari orang asing yang sebentar lagi menjadi bagian dari hidup ku, insyaALLAH…
Tak terasa langkah kaki ku sudah sampai di jalan utama kota ini. Di pinggir jalan, bus kantor sudah menunggu, sedangkan ada beberapa kawan kerja yang asyik diskusi di belakang bus sambil memegang koran terbitan setiap hari.
Tak seperti biasanya, aku langsung masuk ke bus dan duduk di bangku paling belakang. Sengaja ku pilih di sana karena bisa leluasa baca koran yang ku beli pagi ini. Dan tentu saja bisa ku baca-baca lagi sms semalam yang dikirim oleh si dia, orang asing tersebut.
“Dengan niatan yang sama, mengharap ridho Allah SWT saya juga memiliki rencana yang sama dengan Mas. Saya terima niat baik Mas untuk membangun rumah tangga”
Pesan singkat itu tak sesingkat kesannya, berulang kali aku baca pesan itu. Tak pernah bosan rasanya. Justru semakin aku baca semakin sadar begitu banyak nikmat ALLAH SWT yang tercurah pada ku. Jujur aku merasa begitu malu dengan semua nikmat itu sedang aku jarang sekali bersyukur.
Sepanjang perjalanan aku hanya terdiam, memikirkan semua yang telah ku lalui. Sungguh begitu singkat proses yang ku jalani. Tak kurang dari 2 minggu sudah ku jalani. Hingga tadi malam ku sampaikan niat untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Sudah tak ada lagi alasan untuk menunda. Sudah tak ada lagi alasan untuk menghindar. Kini semua kuserahkan pada MU ya Robb…..
Bimbinglah setiap proses ini…
Jagalah niat kami, luruskan karena mengharap ridho MU
Jadikan kami tergolong dalam orang-orang ahli syukur atas semua karunia MU
Mudahkanlah langkah-langkah kami…
Kekalkan ikatan di antara kami
Jadikan rumah tangga kami adalah sebagian dari rumah tangga peradaban penuh cahaya MU
Jadikan kami pengantin dunia akhirat… istiqomah di jalanMU
Aamiin
Menguatkan kembali mengasah minat menulis J
Teruntuk calon permaisuri ku, jadilah penyeuk mata dan hati ku J
NIRU, 09052014







0 komentar:
Posting Komentar