Ku ayunkan langkah kaki, menuju terminal pasar kota
minyak ini. Tak lupa ku perhatikan sekeliling ku. Sudah banyak aktivitas
masyarakat setelah sholat subuh. Jual beli di pasar sudah ramai, tukang ojek
lalu lalang mengantarkan langganannya, ada juga abang angkot membungkus dan
menata barang-barang yang akan ia bawa.
Sesampainya di bis, ku pilih tempat duduk paling
depan. Ya itu posisi favorit ku. Pemandangan yang lega tanpa terhalang, dan
tentu saja ruang gerak kaki lebih lega dibandingkan kursi lain. Selagi bus
menunggu penumpang lain, ku buka hp dan mencari berita. Setiap pagi aku selalu
membuka laman berita untuk menambah pengetahuan dan apa-apa yang sedang terjadi.
Sepintas ada berita yang sangat menarik perhatian ku.
Kabar tentang palestina. Sejak sekolah aku selalu mengikuti perkembangan
beritanya.
Pagi ini ada kabar gembira dan duka sekaligus. Kabar
gembiranya adalah parlemen mahasiswa di tepi barat di menangkan oleh gerakan
mahasiswa yang berafiliasi ke hamas. Kita sudah tau siapa itu HAMAS, dan apa
yang mereka perjuangkan.
Bagi ku, HAMAS adalah pahlawan, bukan saja untuk
masyarakat palestina. Ia adalah symbol kekuatan dan semangat untuk
mempertahankan bumi nabi yang kini dijajah oleh zionis laknatullah. Dengan
orientasi perjuangannya itu lah akhirnya masyarakat palestin mengerti dan
mempercayai hamas.
Dalam berita pagi ini, rupanya kancah perpolitikan
mahasiswa juga tidak kalah penting. Mahasiswa yang notabene calon generasi
mendatang, tulang punggung bangsa juga sudah mulai mengerti akan arti hamas.
Oleh karena itulah pemilihan anggota dewan mahasiswa mencerminkan sikap
generasi muda terpelajar palestina. Gerakan mahasiswa pro hamas memenangkan
pemilihan raya mahasiswa.
Itu artinya hamas memiliki masa depan yang cerah. Masyarakat
semakin banyak mendukungnya. Gerakan perlawanan terhadap zionis penjajah makin
massif. Berarti pembebeasan palestina seutuhnya semakin terang. Bukan saja dari
segi perlawanan kontak senjata yang dilakukan oleh pejuang Brigadir Al Qossam
saja, dukungan mahasiswa semakin massif.
Sedangkan kabar sedih datang dari penangkapan aktivis
mahasiswa prohamas. Banyak kasus penculikan untuk meredam semangat mahasiswa
untuk membebaskan bumi palestin dari penjajahan zionis. Itulah cara curang yang
dilakukan oleh musuh. Menculik bahkan membunuh. Meskipun demikian, aku tetap
percaya akan semangat para mahasiswa palestina. Pergerakan atas dasar pemahaman
dan semangat karena menjaga bumi para nabi, insyaALLAH bereka bersama tentara
langit yang tak tampak kasat mata.
Hanya sekeping doa yang bisa aku panjatkan.
Bersama mengalir air mata ku, ku doakan kalian selalu
dalam lindunganNYA
Menjaga bumi anbiya, meski nyawa taruhannya
Saudara ku, sejatinya kita adalah Satu
Kalian selalu ada dalam setiap doa2ku
Semoga kalian selalu kuat
Berjuang dengan penuh semangat
Karena tujuan kita adalah akhirat
Maka langkah2 mu kian kuat
Saudara2 ku
Aku di sini bukan berarti berdiam diri
Ku beritakan tujuan mulia mu ke segala penjuru negeri
Hingga mereka mengerti
Singa2 allah penjaga bumi anbiya
Semoga kalian temui cita2 mulia
Bebaskan bumi palestina atau syahid menjadi syuhada
Prabumulih,
28042015














